Selamat Bertugas, Cho Kyuhyun 


Yesung – Kyuhyun – Jineul

Satu hari ini aku sengaja memaksa Yesung untuk datang ke Dorm. Sangat tepat karena Kyuhyun juga ada di sana. Aku begitu mengenal pria satu ini.

Kyuhyun muncul dari dapur bersamaan dengan Yesung ke arah dapur untuk mengambil minum untukku.

“Kau datang?” tanyanya. Seperti biasa dia selalu bersikap cuek. Aku sangat tahu tipikal pria ini.

Hmm.”

Kuanggukkan kepala serentak aku merogoh tasku mengambil kotak kecil.

Oppa, kemarilah.”

Kyuhyun melirik ke arah dapur lalu menghampiriku. Jelas dia takut Yesung menangkap dirinya berduaan denganku. Di dorm memang hanya ada aku, dia dan Yesung. Yang lainnya tengah keluar dorm.

“Ada apa?”

Aku menyodorkan kotak hitam kecil itu padanya. Kyuhyun terheran jarang-jarang aku memberikannya sesuatu. Seakan mengerti maksudku, pasti dia berpikir hadiah perpisahan sebelum dia wamil.

“Ini, aku mau memberikan sesuatu sebelum –”

“Lebih baik kau berikan untuk Yesung hyung,” ucapnya cukup menohok.

Aku menerima dengan mood yang menurun. Dia selalu begini. Tidak pernah baik-baik kalau bicara. Walau kami cukup dekat. Kyuhyun yang selalu menggodaku dengan Yesung, sesekali mencoba bernyanyi denganku. Tapi sekarang dia sedikit berbeda.

“Aku tulus memberikan ini padamu. Bukan buat Yesung.”

Aku hanya merunduk menatap nanar kotak itu. Kyuhyun hanya menghela napas, tangannya menarik hadiah pemberian dariku. Membukanya dan tampak jam tangan hitam yang terlihat biasa saja. Aku tidak tahu harus memberikan apa padanya.

“Kau memberiku jam tangan?”

“Terimalah, dia membelinya sendiri bukan dariku atau aku yang memilihnya. Dia berniat memberi itu sebelum kau wamil.”

Yesung memberiku secangkir coklat hangat serta untuk dirinya dan Kyuhyun. Aku mencicipinya tanpa melihat banyak Kyuhyun yang menatapku.

“Baiklah, aku mau meluruskan hal ini. Aku datang kemarin karena memaksa Yesung. Sebelumnya aku bicara padanya kalau mau memberikan Kyuhyun oppa sesuatu yang kecil ini sebagai hadiah sebelum kau wajib militer. Kumohon terimalah. Aku sangat senang kalau kau memang akan menggunakannya, oppa.”

Aku merapatkan kedua telapak tanganku di hadapannya. Kyuhyun hanya tersenyum penuh arti.

“Ne, aku akan menggunakannya. Kau sudah antisipasi Yesung hyung tidak akan cemburu melihat hal semacam ini,” celetuknya.

Setelah itu tawa terdengar. Suasana yang tadi canggung mulai mencair. Aku bersyukur, pria di depanku ini tidak terlalu dingin walau kita jarang bertemu.

Yha !”

Aku tertawa melihat tingkah kekasihku yang duduk sila di antara  Kyuhyun dan aku.

Oppa, boleh aku sekali saja memelukmu.”

Kyuhyun berhenti tertawa. Seketika melirik ke arah Yesung. Aku tahu artinya Kyuhyun bertanya apa aku boleh memeluknya. Pria berambut hitam legam ini hanya mengangguk pasrah sambil menghela napas.

“Kemarilah.”

Kyuhyun merentangkan tangannya menyambutku yang langsung memeluknya nyaman.

“Selamat beristirahat dan bekerja dengan baik. Jaga kesehatanmu, Cho Kyuhyun. Kami menunggumu.”

Kyuhyun mengangguk mengerti. Pria ini masih memelukku erat hingga suara berdeham menginstruksi kami untuk melepas pelukan.

“Kalian tidak lupakan orang satu ini bukan?”

Tiba-tiba Kyuhyun langsung memeluk Yesung, “Nih, aku berikan pelukan dari Jineul. Segitu cemburunya hyung denganku.”

“Lepas, aku masih normal. Lebih baik aku meluk Jineul.”

Yesung menarikku mendekat dan memelukku juga. Kyuhyun tertawa lagi. Lantas menghampiri dan memeluk kami bersamaan.

“Aku juga mau dipeluk.”

Yha, Cho kyuhyun ! Lepas !”

“Tidak, kalian membuatku iri. Mari kita berpelukan bertiga saja.”

Aku hanya menahan sesak namun perasaan seakan ringan setelah mengucapkan dan memberikan hadiah perpisahan sementara untuk Kyuhyun yang akan menjalani tugas negaranya. Kami tertawa lepas sebelum aku dengan pria bersuara merdu ini tak bertemu selama dua tahun lamanya.

Selamat bertugas, Mr. Cho.

 

Iklan

Berikan komentarmu.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s