Gemuruh Petir


image

Gemuruh petir membangunkanku dari tidur panjang. Kutolehkan ke arah langit dari dalam kamarku. Langit tampak mendung menantikan air rintik yang sebentar lagi akan turun.

Musim hujan telah tiba. Itu artinya aku akan mendengar beberapa kali kilat serta petir saling bersahutan. Kuliputi seluruh tubuhku dengan selimut tebal. Seketika jantungku berdegup kencang seakan ingin keluar dari tempatnya. Aku memejamkan mata lagi mendapati kilat muncul dari balik tirai kamar. Kususoi kepalaku di antara lututku yang bergetar.

Suara derit pintu terdengar. Kuintip dari balik selimut mendapati pintu kamarku terbuka. Tampak sosok pria berwajah oriental dengan rambut tertutupi dahi lebarnya. Langsung menghampiriku serta merta memelukku erat. Kedua tangannya melindungiku dan memberi kehangatan.

“Kamu tidak apa-apa?” tanyanya panik. Telapak tangannya menyentuh wajahku. Memeriksa raut dan kondisiku sekarang. Dia begitu perhatian. Kugelengkan kepala dan tersenyum saat itu juga ia menghembuskan napas lega. Ia pun tersenyum lembut.

“Aku tidak apa-apa.”

Iklan
Dikirimkan di Info

Berikan komentarmu.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s