Together


capture-20140628-210358 (2)

Seorang gadis yang baru saja keluar dari kamar mandi. Ia mengusap-usap rambut basahnya dengan handuk lembut.Sejak tadi, terpikir olehnya untuk menulis tentang orang terdekatnya.

Bukan orang spesial, tapi mereka cukup berpengaruh untuk hidupnya. Hmm, semacam inspirasi yang membuat Lyn -nama gadis itu merasa bahwa dua pria dalam benaknya sangat berarti. Mungkin melebihi Tao, sebagai kekasihnya.Tubuhnya mendarat di kursi empuk beralaskan sofa. Mendekatkan dirinya pada meja. Tangannya yang membuka laptop, menyalakan dan langsung menuju aplikasi Microsoft Word.

Bagi Lyn, ia sudah cukup mantap menulis ini. Karena sebelum-sebelum menengok ke belakang saja ia tak mau. Kepergian dua orang itu cukup memberatkan rasanya yang tenggelam ke dalam dunia kecewa. Lagi-lagi Lyn harus merasa duka untuk orang yang pergi. Bukan sebagai satu kelompok lagi, tapi tetap sebagai satu keluarga.

20 Oktober 2014

Aku harus mulai darimana? Sepertinya aku mulai dari sini saja.

Lusa kemarin, tepat SMTOWN digelar di Shanghai. Aku sengaja datang jauh dari Qingdao untuk melihatnya. Untuk melihat Tao, ya anak itu. Aku sudah menengok di backstage. Dia bilang, dia tidak apa-apa, dia sehat. Tapi apa mungkin dia berkata jujur yang terjadi sebenarnya? Aku tahu dia bohong. Dia tidak pernah mau jujur kepada perasaannya. Kecuali jika aku harus mendesaknya. Sampai aku memojokinya dengan kata-kata yang mendesak untuk berbicara apa adanya padaku.

Akhirnya Tao mau cerita. Sesuatu hal yang menurutku mengundang kesedihan. Menyesal aku membujuknya mati-matian. Percuma saja aku menyuruhnya jujur, tapi berujung pada raut wajah lesu Tao. Justru itu membuatku tampak seperti orang jahat. Baru saja beberapa hari terakhir, Tao dan member lain tidak membicarakan hal ini. Namun dariku sendiri yang membuka semuanya.

Maafkan aku, Tao. Terlalu mendesakmu untuk ini.

Aku tidak akan menanyakannya lagi. Kalau perlu, aku tidak mau membicarakan dua orang ini. Tapi sebenarnya aku kecewa -itu pasti. Semua manusia pasti merasa kekecewaan yang teramat sangat. Orang yang aku kenal, kuanggap sebagai kakak. Nyatanya pergi begitu saja. Apalagi kau yang lebih dekat dengan mereka, bersama mereka tiap jam, tiap hari, dari trainee, debut hingga sekarang.

917510_859023104113720_1829100002_n (1)

Sedikit banyak alasan yang menyebabkan mereka memisahkan diri. Aku tidak mau menuduh macam-macam, tapi aku sebagai fans kalian, dan fans wufan-ge, luhan-ge. Aku merasakan kekecewaan, Tao. Rasanya aku ingin menenggelamkan diriku ke dasar laut yang dalam. Jika bisa akan aku bawa kau pergi bersamaku. Agar kau tak merasakan hal yang sama di kemudian harinya.

Aku sempat berpikir, kenapa kau tak keluar saja? Bersama Yixing-ge. Aku tidak mau kalian nanti merasa sendiri karena kalian hanya china line di antara member lain. Ternyata dugaanku salah, kau masih menyayangi member lain, terutama pada Yixing-ge. Kuharap kalian berdua selalu sehat, begitu juga member yang lain.

Selain itu, mungkin mengingat Wufan-ge (lebih baik aku memanggilnya itu) dan Lu-ge. Bukan berada di EXO. Aku yakin seiring waktu terus berjalan, mereka berharap bisa kembali lagi. Harapan yang terlalu muluk bila selalu kita andai itu sebagai sebuah pengharapan dan doa terdalam. Keadaan yang tak bisa lagi seperti dulu. Aku tahu rasanya ditinggalkan oleh sahabat. Sangat terasa menyakitkan. Jalan yang telah berbeda.

Aku beranggapan, bersama tak harus sama, kan? Dan perbedaan bukan menjadi kendala untuk kalian saling terus berkomunikasi tanpa menjauhi salah satu diantara kalian.

Selalu ada pro dan kontra dalam hidup. Setidaknya sebelum melakukan sesuatu untuk ke depannya. Kau sudah memikirkan masak-masak, Tao. Ada konsekuensi dan resiko. Tergantung bagaimana kau menjalaninya. Aku tahu kamu bisa, Tao. Fansmu selalu ada untukmu, khusus untuk mama dan papa yang jauh disana pasti mengirimkan doa dan harapan terbaik untuk anaknya. Dan khusus untuk member exo lainnya. Aku sayang kalian.

Lu-ge, Wufan-ge, aku selalu cinta kalian. Perkenalan singkat kita tidak ada arti apa-apa. Kecuali perlakuan baik kalian padaku. Tak ada yang memisahkan kalian, mereka, dan kita selama masih bernapas dalam satu dunia

Aku selalu mendoakan,mendukung dan ada di samping kalian.

Wo ai ni men, ge~

Together with them, us and me ♥

Lyn menutup laptopnya. Setelah beberapa detik berpikir, ia tidak jadi mem-posting-nya ke blog miliknya. Sepertinya lebih baik ia simpan sendiri. Sebagai catatan kecil kenangan dirinya tentang Wu Yi Fan dan Luhan. Semangat dan doa Lyn selalu ada untuk dua orang tersayangnya.Especially, Tao.
gege, wo ai ni ~ i’ll always support you till the end :”)

•••••••

p.s : ini cerita yang sengaja aku buat untuk wufan-ge dan luhan-ge. Special for Tao, your fans behind you ever and ever ^^

pre-debut

Tao with Wufan-ge, Lu-ge

tumblr_mi4v4yutCa1rv8r46o1_500

Tao with Yixing-ge.

tumblr_mi4v3y1BFW1rv8r46o1_500

he’s your gege, tao

BPY41eTCMAE_xWy

and too he is

LOVE ♥

 

Iklan

Berikan komentarmu.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s