Heartquake


dio

Title : Heartquake | Author : @ferrinamd | Genre : Sweet | Rating : General | Length : 528 words | Main Cast : Do Kyung Soo, Lee Ri Na.

 

Sudah beberapa menit berlalu, tidak ada moment berarti di kencan mereka. Do Kyung Soo hanya menggaruk tengkuknya, tengah berpikir bagaimana cara agar suasana bisa mencair seketika. Melihat pergerakan Rina yang menatap ke depan tanpa mengindahkan kehadiran Kyung Soo. Padahal awal bertemu tadi mereka masih mengobrol. Yah, walaupun basa-basi belaka. Setidaknya tidak seburuk sekarang. Kejadian ini suka terulang disana. Saat mereka pergi berkencan. Kyung Soo mengutuk sifatnya yang terlalu kaku, tanpa bisa membawa suasana menjadi nyaman.

“Rina,” panggil Kyung Soo. Untuk memanggil nama kekasihnya saja, Kyung Soo harus berpikir panjang. Entah apa yang ia takutkan dalam keadaan ini. Wajah cantik Rina berpaling menatap Kyung Soo. Begitu polos, hingga Kyung Soo sendiri memuji wajah merona Rina. Tidak berlebihan. Karena itu merupakan hal pertama yang ia sukai dari Rina.

“Ada apa?”

“Ti –tidak, tidak ada apa-apa.” Kyung Soo memalingkan wajahnya dari pandangan Rina. Gadis itu heran tak percaya apa yang dilakukan Kyung Soo.

‘Aneh’ pikirnya dalam hati.

Kaki Kyung Soo bergerak menghentak-hentak ke tanah. Membuat gerakan dalam tanah terasa di kaki Rina. Sampai gadis itu menyadari apa yang terjadi. Seiring pergerakan kaki-kaki Kyung Soo. Tanah kembali bergejolak –kecil. Tapi cukup menimbulkan kepanikan dari Rina. Pelan-pelan posisi duduknya menggeser mengarah pada Kyung Soo. Sedangkan Kyung Soo terdiam, masih santainya menghentakkan kakinya sembarang. Tak peduli raut wajah ketakutan dari Rina.

“Kyung Soo-ah, kamu merasakan sesuatu? Aku rasa ada yang tidak beres disini. Bagaimana kalau kita pergi? Aku mau pulang.” Tangan Rina tiba-tiba memegang tangan Kyung Soo.

“Aku tak merasakan apa-apa. Itu halusinasimu saja, Ri,” ucap Kyung Soo menenangkan Rina. Padahal dia dalang dari semua kejadian ini. Pegangan Rina semakin mencengkram lengan Kyung Soo. Gerakan tanah di sekitar mereka membesar menimbulkan kepanikan, yang mendorong ketakutan Rina semakin besar.

Sampai akhirnya, Rina memeluk leher Kyung Soo. Yang tak menyadari kekagetan pria itu atas perlakuan spontan Rina terhadapnya. Jantung Kyung Soo berdegup kencang. Begitu juga, Rina merasa khawatir kalau-kalau Kyung Soo mendengar debar jantungnya. Kenapa jadi seperti ini?

“Maaf, aku ketakutan.” Rina melonggarkan pelukannya dari leher Kyung Soo. Pria itu tersenyum tanpa dosa, bukannya meredakan kepanikan Rina atau terlihat khawatir. Ia hanya mengusap-usap kepala Rina.

“Tidak ada apa-apa.”

“Tapi aku takut. Kenapa kau tidak takut? Apa kamu yang melakukan semua ini?” Kyung Soo melebarkan kedua matanya. Tidak, Rina tidak boleh tahu. Kekasihnya pasti sembarangan menuduh, tanpa ada bukti.

“Aku tidak melakukan apapun.”

“Benarkah? Aku tidak percaya,” kata Rina langsung berdiri dan melangkah meninggalkan Kyung Soo.

“Kamu mau kemana?”

“Aku mau pergi.”

“Tapi kencan kita bagaimana?” pekik Kyung Soo. Beruntung tidak ada orang-orang yang melihat.

“Menurutmu?” Rina tetap berjalan. Kyung Soo yakin gadis itu berusaha merajuk. Tidak biasanya ia seperti itu.

“Baiklah, aku yang melakukannya.” Teriakan Kyung Soo otomatis menghentikan langkah Rina. Gadis itu berbalik dan berlari ke arahnya. Kyung Soo menatap wajah Rina bingung. Sekarang gadis ini yang tersenyum lebar.

Bingo, ternyata benar. Kamu yang melakukannya.” Tiba-tiba gadis itu memeluk Kyung Soo erat, sangat erat.

“Maaf aku mendiamkanmu. Aku tidak tahu harus berbuat apa.” Kyung Soo tersenyum manis.

“Kamu tidak perlu melakukan apapun. Cukup pelukanmu sudah membuatku senang. I love you.” Kyung Soo balas memeluk Rina. Bahkan debar jantung Kyung Soo terdengar jelas. Rina juga merasakannya, debar jantung yang tidak pernah berhenti berdetak bersama Kyung Soo.

 Selesai 

p.s : agak random yahhh huhuhu ;__;

Iklan

Berikan komentarmu.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s