Wind


sehun-ah

Title : Wind | Author : @ferrinamd | Genre : Sweet | Rating : Teen | Length : 503 words | Main Cast : Oh Se Hun, Lee Yong Joo

 

Sehun berjalan terburu-buru. Dirinya memerlukan waktu yang cepat untuk dapat tiba di taman. Tempat yang agak jauh dari rumahnya. Bahkan ia harus rela mengambil waktu kerja di malam harinya. Setelah kencan ini dia harus langsung berangkat ke kantor. Ayahnya tidak akan memaafkannya untuk kali ini. Sehun beberapa kali melirik jam tangannya. Sudah lewat dari setengah jam yang lalu. Sekarang ia sudah berdiri untuk menyebrangi. Taman sudah terlihat dari arah sini. Dan Sehun tahu siapa wanita yang duduk di bangku taman dekat pohon rindang. Musim semi sangat pas untuk berjalan di sore hari. Kepala menengok ke kiri dan kanan. Tidak ada kendaraan yang lewat. Sehun mengambil langkah lebar untuk menyebrang. Sampai di trotoar, Sehun langsung berlari menghampiri Yong Joo, kekasihnya.

Sehun menutup mata Yong Joo. Gadis itu terlonjak kaget, kemudian menormalkan ekspresinya. Sehun melihat semuanya dengan jelas. “Sehun, ini Sehun? Sehun oppa?” Yong Joo memegang tangan Sehun, merabanya. Lalu membuka matanya dari tangan Sehun. Pria itu tersenyum lebar.

“Aku datang,” seru Sehun. Dia berpindah duduk di sebelah Yong Joo.

“Kamu telat, oppa,” ujar Yong Joo, menghela napasnya berat. Sehun tahu dia sudah terlambat. Tapi lebih baik dia datang, daripada harus mengabari gadis itu untuk pulang kerumah setelah dia menunggu dirinya setengah jam lebih.

“Maaf, tadi ayahku menyuruhku untuk bekerja tapi sengaja aku mencari alasan agar aku bisa berkencan denganmu. Kamu tahu, aku harus membujuk ayah untuk dapat mengijinkanku.” Sehun menatap Yong Joo. Sepertinya gadis itu sengaja tidak mengacuhkannya. Tatapan mata Yong Joo tetap lurus kedepan, tanpa menoleh sedikitpun padanya.

“Yong Joo-ah, kamu marah padaku?” tanya Sehun pelan. Pria itu merasa bersalah. Sudah beberapa kali kencannya harus berujung keterlambatan karena ulahnya. Tangan Sehun meraih pergelangan tangan Yong Joo. Namun secepat itu pula, Yong Joo menarik kembali tangannya. Lalu berpaling membelakangi Sehun. Padahal Sehun kesini demi Yong Joo. Namun gadis ini menolaknya mentah-mentah.

“Lee Yong Joo.” Tidak ada jawaban.

“Yong Joo. Aku minta maaf. Kenapa kamu harus marah seperti ini?” keluh Sehun mengacak-acak rambutnya. Dia frustasi hari ini. Tidak tahu harus berbuat apa untuk mengembalikan mood Yong Joo yang memburuk. Sedetik kemudian, Sehun tersenyum jahil. Ia tahu apa yang harus dilakukan. Tiba-tiba angin perlahan berhembus kencang. Hawa dingin merambat kulit, hingga menusuk tulang. Yong Joo merapatkan jaketnya. Sial, ia hanya mengenaka satu lapis baju. Harusnya sekarang sudah memasuki musim semi. Sayang sekali prediksi Yong Joo meleset. Tubuhnya menjadi menggigil tidak karuan. Ia tidak akan bilang apapun pada Sehun. Pria itu pantas tidak diacuhkan.

Semakin lama angin semakin berhembus kencang. Tak ayal Yong Joo terus memeluk dirinya. Manik matanya melihat ke sekelilingnya. Aneh, angin hanya menerpa dirinya. orang-orang berada di sekitarnya tetap menikmati sore hari tanpa ada gangguan. Sebuah mantel tersampir di bahunya. Tangan kokoh itu memegang bahu Yong Joo. Kemudian memeluk tubuh Yong Joo dari belakang.

“Kamu kedinginan? Biar aku yang menghangatkanmu,” bisik Sehun tepat di telinga Yong Joo. Gadis itu seakan terenyuh dan air mata jatuh membasahi punggung tangannya. Menghantar kehangatan serta cinta yang menggetarkan hati Yong Joo. Sehun tersenyum penuh arti, ia tahu yang ia lakukan tak seberapa. Setidaknya Yong Joo bisa terus berada disisinya.

 Selesai

Iklan

Berikan komentarmu.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s