Merdeka itu Bebas, Kepercayaan, dan Tanggung Jawab.


indonesia_culture_by_widjana

Merdeka itu bebas, dan bebas itu relative. Bebas itu keleluasaan, tidak ada kekangan, tidak ada larangan. Setiap orang punya perasaan bebas yang berbeda. Ada yang merasa bebas karena tidak ada larangan, bebas tidak membayar pajak, bebas dari tugas, bebas dari riset, dan sebagainya. Tidak diidentikkan dengan kesamaan bagi setiap orang. Satu orang merasa merdeka, tapi belum tentu orang lain juga ikut merdeka. Dalam konteks, dan norma pun banyak perbedaan setiap individu di dunia ini.

Namun sayang, bebas sekarang tidak lagi diartikan dengan baik oleh segelintir orang yang hanya mencari kebahagiaannya sendiri tanpa memikirkan hidup dan kenyamanan semua orang yang ada disekitarnya. Mereka yang hanya mementingkan diri mereka sendiri. Mereka yang mengambil hak orang banyak. Mereka yang mau menang sendiri demi mengejar jabatan, kekayaan. Merdeka untuk diri mereka sendiri, bebas untuk mereka sendiri.

Bebas tidak lagi dirasakan semua orang. Kita memang merdeka. Merdeka dari penjajah, merdeka dari perbudakan, merdeka dari segala hal yang mengekang Negara kita. Pemimpin yang ingin Negara mereka merdeka, berdaulat, adil, dan makmur. Kemerdekaan yang diperjuangkan bukan kemerdekaan yang asal merdeka. Bukanlah kemerdekaan yang tanpa konsep atau tanpa norma, apalagi tanpa hukum. Kemerdekaan yang mereka perjuangkan adalah kemerdekaan yang melembaga, kemerdekaan yang di satu sisi memberi peluang setiap manusia untuk dapat menikmati hak asasinya, tetapi di sisi lain diharuskan menunaikan kewajiban warga negara, dipeliharanya kebersamaan, persatuan dan kesatuan, dan ditegakkannya hukum. Kemerdekaan yang konsep, norma dan segala sesuatunya dituangkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar tahun 1945, dan yang sesungguhnya tertera dalam rumusan Pancasila.

Dikonteks berbeda, kita belum sepenuhnya merdeka. Kita memang merdeka secara fisik. Tapi berbeda dengan apa yang terjadi sekarang. Sumber Daya Alam yang melimpah tapi tidak diolah dengan baik, malah dipergunakan secara illegal atau secara besar-besaran oleh tangan-tangan kotor. Apa yang mereka lakukan? Kalau bukan mengambil hak milik kita. Kita memang mendapatkan cipratan hasilnya. Namun tidak seberapa jika dibandingkan dengan mereka-mereka yang mengolahnya pasti mendapatkan hasil yang lebih besar dari apa yang sudah kita dapat. Kita tidak pantas marah, karena kita yang tidak membudidayakan Sumber Daya Alam melimpah seefesien dan seefektif mungkin. Itu masalah yang belum ada titik temu dan jalan keluarnya. Seolah kita dijajah  di dalam Negara sendiri. Ironis.

Lanjut, pemerintah nyatanya sudah memberikan berbagai fasilitas-fasilitas umum yang memudahkan masyarakat, tetapi banyak diantaranya yang tidak mempergunakan dengan baik, . tidak terawat. Malahan dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Apa kita masih bisa menggunakannya dengan benar?

Kita memang merdeka, kita memang bebas. Merdeka secara fisik tapi secara batin belum sepenuhnya merdeka. Warisan kemerdekaan yang diberikan sepenuhnya oleh para pahlawan , kita tidak mengisi dengan hal yang berguna. Terlebih kita tidak bertanggung jawab dengan apa yang sudah kita emban. Tidakkah kita malu?

Sebagai generasi muda, kita mempunyai tugas yang harus kita emban dengan tanggung jawab dan kesadaran penuh sebagai generasi penerus bangsa. Kita juga harus menghargai perjuangan para pahlawan bangsa yang telah gugur dem mencapai arti kata merdeka, sehingga kita dapat membangun bersama menuju Indonesia yang damai dan sejahtera.

DIRGAHAYU INDONESIA

credit photo : google.com

Iklan
Dikirimkan di mind

Berikan komentarmu.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s