Perjuangan, Kerja Keras, Impian


Aku mengidolakan, bukan sekedar menyukai seseorang atau hal dalam waktu sekejap. Aku menyukai, aku membanggakan. Apa terlihat berlebihan? Kurasa tidak. Itu menurutku.

Perlu waktu untuk mengenal beberapa orang dari mereka. Tapi aku tidak merasa lelah karena aku rasakan penasaran yang membuatku ingin tahu

Siapa mereka?

Kenapa mereka sebegitu kuatnya bertahan dalam eksistensi yang tinggi selalu dihujani ketenaran bersamaan dengan hujatan sindiran, makian?

Mereka hanya manusia yang bisa salah, sakit, marah. Tapi mereka bisa bertahan, mereka bisa bersabar, mereka bisa berusaha lebih menahan gejolak hati mereka yang sebenarnya. Disindir mereka diam, mungkin dalam hati ada rasa marah, ingin meluapkan perasaan yang tak kunjung tersalurkan. Tapi mereka berusaha tidak membesarkannya. Ada kalanya disaat titik jenuh yang dirasa sudah sampai puncak. Bisa ada ledakan yang membuatnya seperti membuncah, tanpa kenal itu siapa, dimana, secara otomatis keluar. Sindiran ini, komentar ini, cacian ini, mereka yang rasakan.

Itu resiko yang harus ditanggung.

Itu konsekuensinya harus dihadapin kalau tidak tahan yaaaa lebih baik keluar saja.

Hanya orang yang mau bertahan, berfikir keras, dan berusaha yang bisa. Walaupun begitu usaha mereka terbayarkan dengan kepopuleran mereka, ketenaran mereka, penghargaan yang mereka terima selama ini.

Perasaan yang menjadi satu,

Bangga karena mereka sudah didapat yang selama ini mereka tanam dan sekarang dituai dengan hasil yang sangat memuaskan. Sekaligus membuktikan kepada dunia kalau mereka bisa, kalau mereka mampu tidak hanya dengan modla tampang yang baik tapi juga punya segudang kemampuan, bakat, kreatif yang memang pantas diakui semua orang. Sedih karena kerja keras mengorbankan waktu mereka sebagai manusia pada masa-masanya demi masa depan mereka, demi hal-hal yang mereka sukai, mereka tinggalkan keluarga, sahabat, teman,dan orang terdekat. Itu pilihan, pasti ada yang dikorbankan dan diambil sebagai resikonya yang harus ditanggung. Terharu, dengan apa yang didapat bersama-sama member lainnya. Usaha yang keras, jalinan persaudaraan yang mereka bangun dari awal, menyingkirkan ke-egois-an, menerima apa adanya satu member dengan yang lain, berusaha lebih dewasa demi kelangsungan grup.

Semua rasa itu pun tidak akan cukup digambarkan dan diungkapkan bila harus mengulang kembali. Karena itu sejuta rasa yang hanya dirasakan, dinikmati tanpa bisa dipegang ataupun diraba, dan pastinya dikenang oleh orang banyak, terutama fans mereka.

Iklan
Dikirimkan di mind

Berikan komentarmu.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s