Welcome to EXO Showcase [part 4]


Title : Welcome to EXO Showcase [part 4]

Length : Chaptered

Genre : Comedy, Friendship, Romance.

Main Cast :

  • Song Jae Hyun,
  • Choi Ah Young.
  • EXO Member’s.

     Annyeong ! ayo siapa yang menantikan fanfiction ini? haha lanjut aja yuk.oiya, ini udah tamat loooh ! dan lumayan panjang dari yang biasanya. kkk~ silakan dibaca ! maaf kalau ada sedikit/banyak kesalahan terutama dari ketikan yang salah. Ini baru saja kelar. Semoga kalian suka 😀 GAMSHAMNIDA !!!

“Ya ! kau tak dengar tadi , Baekhyun-ah. dia mengidolakanku.” Suho menarik tangan Jaehyun yang tadi digenggam oleh Baekhyun. Jaehyun tertarik kedalam pegangan Suho. Ia tertawa melihat wajah Baekhyun yang tak terima. Suho mengajak Jaehyun menjauh dari Baekhyun.

”Jadi tidak ada yang mengidolakan aku? Kukira mereka berdua akan memilihku.” Baekhyun menunjuk dirinya sendiri, ia pasang muka kecewanya. Ahyoung menghampiri Baekhyun. Memegang kedua bahu pria tersebut.

”Oppa, tenang saja. Aku juga mengidolakanmu kok.” Ahyoung tersenyum manis. Ia menghibur Baekhyun yang ia rasa (pura-pura) kecewa. Tampangnya sangat konyol memperlihatkan wajah sedihnya. Seperti anak kecil.

”Iya kan Jaehyung-ah?” Jaehyun mengangguk menimpali perkataan Ahyoung. Suho melepas pegangan tangannya dari Jaehyun. Dia pura-pura ngambek. Jaehyun tertawa melihat Suho. Dia layangkan jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk lambang ‘Peace’ menandakan perdamaian pada Suho atas kejadian tadi. Suho masih merengut. Sedetik kemudian ia tersenyum.

”Jinjja? AAAH~ Ahyoung-ah, Jaehyun-ah kalian habis ini akan aku traktir.” Baekhyun tepuk tangan girang. Setelah itu duduk di bangkunya..

”Young-ah, kukira kamu hanya menyukaiku :((” Chanyeol memandang Ahyoung kecewa. Tapi gadis itu menghampirinya. Duduk tepat disamping Chanyeol.

”Aku menyukaimu. Dan aku menyukai semua member EXO.” Ahyoung bertepuk tangan menyemangati perkataannya tadi agar Chanyeol tidak sedih. Padahal sebenarnya itu hanya candaan Chanyeol dengan pura-pura kecewa.

”Benar. Bagus kan Jaehyun dan Ahyoung menyukai kita semua. Berarti memang kita pantas disukai.” Tao yang tadi hanya diam bersuara juga. Sayangnya ia disambut sorakan riuh dari para hyung dan kedua dongsaengnya.

”Tao, sok tau. Memang ada yang menyukaimu?” Sahut Kai sembari melempar botol minuman kosong ke arah Tao. Dia menangkap botol itu.

”AISH ! Ada pastinya. Itu Jaehyun dan Ahyoung menyukai kita semua. Berarti ia menyukai ku juga.” Tao membanggakan dirinya sendiri. Jaehyun tersenyum melihat tingkah Tao. Ekspresinya sudah seperti orang Korea asli padahal dia berasal dari China.

”Aigo ! Baby panda. Boleh aku minta sesuatu darimu.” pinta Jaehyun pada Tao. Sejenak Tao diam berpikir,kemudian mengangguk.

”Boleh memang mau minta apa?” tanya Tao polos. Member EXO penasaran menunggu jawaban dari Jaehyun. Gadis itu memandang sekeliling melihat ekspresi semua orang yang ada disini.  Terutama Ahyoung. Dia sampai mendekat di samping Jaehyun.

”Apakah kamu bisa melakukan bbuing-bbuing seperti di atas panggung tadi?” ujar Jaehyun sambil mencontohkan bbuing bbuing Tao di panggung tadi.

Tao tersipu malu. Ia menutup wajahnya menahan malu. Seperti tertangkap basah habis melakukan sesuatu yang salah.  ”Sudah Tao. Ayo, Bbuing Bbuing. Kan buat penggemar.” Sahut Luhan yang juga ikut-ikutan memperagakan bbuing bbuing khas Tao. Semua member tertawa. Ini moment yang langka baru pertama debutpun sudah ada saja fans yang meminta fanservice lebih.

”Oke kalau begitu.” Tao melakukan bbuing bbuing nya. Kesan aegyo keluar dari wajahnya. ”Bbuing-bbuing” ucap Tao.

”AAAAA~ lucuuuuu XD” Teriak Jaehyun merasa senang setelah melihat Tao ber-AEGYO ria.

”HIIIII~~” semua nya seakan bergidik ngeri mendengar teriak histeris dari Jaehyun. Sebegitu histerisnya Jaehyun melihat Tao bbuing bbuing. Gadis tersebut hanya tertawa bahagia mendapat reaksi dari mereka. Jaehyun mengambil kamera digital miliknya.

”Kamu mau apa, Noona?” Tanya Kai. Jaehyun sontak melihat ke arah Kai. Pria itu ikut terperangah.

”Ada apa? Ada yang salah dengan ucapanku?” Kai menunjuk dirinya sendiri.

”Kau memanggil dia Noona? Apa tak salah?” Ujar D.O.

”Tidak. Dia memang lebih muda dari ku hampir setahun. D.O-shi umur kita sama kan.” Bela Jaehyun. Menimpali kata-katanya. Jaehyun tersenyum lantas ia menyalakan kamera. D.O membulatkan mulutnya, ia mengerti

”Jadi kita bisa berteman. eo, berarti Tao juga seumuran dong. Tao kita punya teman sepermainan” ujar D.O. Begitu polosnya ia. Lalu dia menghampiri Tao di tempatnya duduk , lantas memeluknya. Bangga karena punya teman yang seumur dengan mereka, wanita pula.

”Geurae. Ahyoung juga seumuran denganku dan kalian berdua.” Jawab Jaehyun lagi sembari menunjuk D.O dan Tao. Mereka berdua pun bersorak sendiri. Yang lain hanya memandang. Ada pula yang menggelengkan kepala termasuk Kris.

”Kalian berdua benar-benar. Malu dengan fans kalian.” Sahut Kris. Berdecak melihat ulah kedua dongsaengnya.

”Hyuuuung, kami kan senang dengan kedatangan mereka. Kebetulan sekali mereka seumuran dengan kami berdua. Bisa jadi nantinya kita dekat. Iya kan, young-ah?” D.O menoleh ke arah Ahyoung. Tao mengangguk menimpali ucapan D.O.

”Benar, Kris gege. Mungkin kita bisa jadi teman dekat.” ucap Ahyoung semangat.

”Aku mau minta Tao sekali lagi melakukan itu. Aku abadikan dengan kameraku.” Gummy smile muncul dari wajah Jaehyun. Suho berdiri dari duduknya yang tadi duduk mengamati kejadian tadi. Lalu ia mendekat ke arah Jaehyun tepat disampingnya.

”Kenapa kamu tak memintaku melakukan seperti itu? Kamu kan menyukai ku , eo?” Suho mendekatkan wajahnya lebih dekat lagi. Sampai beberapa centi lagi mereka pasti akan berciuman.

”WOAAAAA~~ hyung cemburu sama Tao yaaah? hahaha” Chen bersorak ria. Dia menepuk tangannya. Chen bertepuk tangan bersama Xiumin. Lantas tertawa. Member pun ikut menertawai tingkah Suho. Jaehyun tersenyum.

”Oke, kalau mau. Suho-si ikut bbuing bbuing sama Tao.” Pinta Jaehyun lagi. Ia menunjuk tempat disamping Tao. Suno pun menuruti permintaan Jaehyun.

”Baik. Tao kamu jangan lebih imut dariku yah?” Ancam Suho. Dia tertawa lepas kepadanya. Tao hanya tersenyum malu.

”Tidak bisa hyung. Kamu itu pastinya lebih tua dariku. Jadi sudah pasti aku yang lebih imut.” Tao membela diri, ia bangga dengan predikat ‘1st bbuing bbuing’ dari fans setelah ia menunjukkan muka imutnya di atas panggung.

”Aku tak akan kalah darimu.” Balas suho. Ia sudah siap-siap melakukan aegyonya.

”Jaehyun-ah, jadi tidak memfoto aku dan Tao. Palliwa !” Sahut Suho. Saat Jaehyun masih tertawa menyaksikan aksi hyung dan magnae itu.

”Arrasseo. Tao-shi sudah siap? Suho-shi sudah?” mereka berdua mengangguk. Jaehyun menempatkan kameranya tepat di depan mata kanannya. Memfokuskan arah pandangannya pada dua pria tersebut. Suho dan Tao bersiap. Mereka letakkan kedua tangan mereka di kedua pipinya. Matanya membentuk puppy eyes membuat setiap orang melihat menjadi gemas. Terutama Jaehyun.

Member lain terlihat tertawa, melihat gaya kedua temannya ini. ”Suho-ah, kamu sepertinya tak pantas melakukan ‘bbuing-buing’ itu. Hanya magnae kita yang bisa melakukan itu.” Xiumin menunjuk bangga EXO M.

”Iya kan Kris?” Xiumin melempar pandangan kepada Kris di sebelahnya.

”Ne, benar. Suho sendiri juga menunjuk Tao kalau dia memang pintar ‘bbuing-bbuing’. ahahaha” Kris tersenyum malu sambil tertawa keras. Yang lainnya ikut tertawa. Suho yang diledek seperti itu, menekuk wajahnya. Dia menghampiri Jaehyun, mengambil kamera digital punya gadis itu. Menilik foto yang tadi dipotretnya.

”Lihat semuanya ! Wajahku lebih imut dari Tao kan?” Seakan tak terima karena ledekan dari teman-temannya itu. Semua berkerumun ke tempat Suho. Melihat gambar Suho dan Tao. Sedetik kemudian suara tawa riuh terdengar.

”WAHAHAHAHA !! Hyung mukamu seperti menahan sesuatu.” Seru Chanyeol.

”Hahahaha, benar. Aku tak menyangka hyung seperti itu kalau difoto.” Sahut Baekhyun menimpali ucapan Chanyeol. Sehun tak bisa menahan tawanya, yang akhirnya meledak menjadi tawa keras yang membahana di ruangan ini. Begitupun dengan Kai, pada akhirnya dia menggelengkan kepalanya melihat tingkah konyol dari Hyungnya sendiri.

”Ya ! Ya ! Kalian jangan buat aku malu. Wajah ku disitu sangat lucu. Kenapa kalian meledekku seperti itu?” Suho merasa tak terima dengan itu.

”Lihat ! Jaehyun. Wajahku tidak kalah lucu dengan Tao-zi kan?” Suho mendekati Jaehyun mencari dukungan agar tak kalah telak karena ledekan dongsaengnya. Jaehyun menatap Suho. Wajah pria itu sekarang terlihat memerah.

”Iya, lucu kok. Kenapa kalian meledek Suho-shi? Menurutku itu lucu.” Bela Jaehyun. Dia berusaha menghibur Suho dengan membelanya. Walaupun sebenarnya wajah Suho difoto itu memang terlihat lucu dan pantas ditertawakan. Tapi ia tak mau membuat mood Suho semakin turun akibat ledekan itu.

”Jaehyun-ah, kamu kan penggemarnya jadi wajar saja kan kalau bilang wajah Suho hyung itu lucu. Padahal tidak.” D.O mengambil kameranya dan memastikan lagi foto itu. Benar saja, semuanya kembali tertawa terpingkal. Jika terus terjadi, bisa saja ada yang mendengarnya lalu menghampiri ruangan ini.

”Sudah, sudah. berhenti tertawa, kecilkan suara kalian, kalau ada yang dengar bisa gawat.” Kai berusaha meredam suara tertawa itu, menghalau nya dengan kata-katanya.

Ahyoung melirik jam tangannya. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam. Itu artinya ia harus segera pulang, jika tidak bisa kena marah oleh orang tuanya. Dia pun mencolek bahu Jaehyun, gadis itu menoleh ke arahnya. Ahyoung mendekatkan bibirnya ke telinga Jaehyun.

”Sebaiknya kita harus pulang. sudah jam 10 malam.” Ahyoung menegakkan posisi berdiri lalu kembali duduk.

”Ada apa?” Tanya Luhan. Melihat Ahyoung kembali dari tempat Jaehyun.

”O, tidak. Aku tadi kasih tahu Jaehyun sekarang udah malem.” Jawab Ahyoung. Ia membereskan barangnya yang tadi tercecer keluar dari tasnya.

”Jadi kalian mau pulang dong?” Sehun ikut bergabung. Dia keliatannya seperti tak rela kalau Jaehyun dan Ahyoung akan pulang.

Jaehyun melirik jam tangan di pergelangan kanannya. Dia bangkit dari duduknya. Melihat member EXO satu persatu. Ia merasa tidak ingin pulang setelah tahu kalau ini sudah malam. Ingin rasanya lebih lama lagi dengan mereka. ”Kenapa Hyun-ah? Kamu kok sedih gitu?” Sahut D.O.

”Iya kamu kenapa?” yang lain ikut menanyakannya.

”Aku harus pulang, semuanya.” Jaehyun berjalan mendekat pada Ahyoung yang sudah siap untuk pulang. Mengangguk bersama nya memastikan kalau mereka memang akan pulang.

”Jaehyun-shi kenapa pulang? Padahal aku ingin mentraktirmu.” Baekhyun menghampiri mereka. Menampakkan wajah sedihnya. Lelaki itu merasa seperti sudah dekat sekali dengan kedua gadis itu, meski baru beberapa jam bertemu saja.

”Geurae, kalian cepat sekali ingin pulang.” Sahut Chanyeol ikut menyusul Baekhyun yang juga menghampiri mereka berdua.

”Maaf, kami sebenarnya juga tidak ingin pulang secepat ini. Apalagi berpisah dengan kalian. Bener-benar tidak ingin.” Ucap Ahyoung sembari menggenggam lengan kiri Jaehyun yang berada disampingnya.

”Kita pasti bisa bertemu lagi di antara para penggemar. Mungkin bisa lebih lama lagi jika nanti kita bertemu kembali.” Jaehyun meyakinkan mereka. Dia memandang semua member. Sebaliknya mereka pun menatap Jaehyun dan Ahyoung. Dia melirik pria tersebut, Suho. Pria yang sudah membuat jantungnya berdebar saat berada dipelukannya. Suho mendekat ke arah Jaehyun. Mengambil tangan kanan Jaehyun dan mengenggamnya.

”Woaaaah, hyung ka . . .mmmm” Chen belum selesai bicara, Luhan sudah membekap mulutnya. Ini bukan saatnya buat meledek Suho lagi. Ia mendekatkan telunjuknya ke depan bibirnya membentuk tanda kepada Chen untuk tak melanjutkan bicaranya

”Jangan berisik.” Bisik Luhan sekecil mungkin. Chen mengangguk. Kemudian melepas genggaman tangan Luhan. Kembali pandangan beralih kedua orang tersebut.

Suho mengangkat tangan kanan Jaehyun, ia mengelus tangan gadis itu lembut. menjabat tangan itu. Suho tak rela kalau Jaehyun pergi. Entah kenapa. Tapi ia merasa sudah menyukai gadis ini. ”Hati-hati dijalan. Lain kali kita ketemu lagi. Terima kasih hari ini kalian berdua sudah menonton kami.” Jaehyun mengangguk menatap Suho. Suho seperti tak senang ia akan pulang. Suho melepas tangan Jaehyun. Pergi menghampiri Ahyoung. Dia juga menjabat tangan Ahyoung mengucapkan hal yang sama. Seperti tadi yg ia bicarakan pada Jaehyun.

Tak sadar penglihatan Jaehyun kabur. Tangannya mengusap kedua matanya. ”Ah, Jinjja, kenapa jadi nangis sih? Cengeng kamu jaehyun.” bisik Jaehyun. Sehun yang berada dibelakangnya tahu akan itu. Menyodorkan beberapa lembar tissue yang ia punya kepada Jaehyun. Wanita itu sontak kaget ada Sehun dibelakangnya yang memberinya tissue. Ia menerimanya dan tersenyum ke arah Sehun.

”Terima kasih Sehun-ah.” Ucap Jaehyun. Sehun balas tersenyum polos. Sungguh menggemaskan ><

”Sama-sama, noona. Uljimmayeo.” Sehun menepuk bahu Jaehyun dari belakang.

Tao yang memang tepat berada di samping Jaehyun menghampiri Gadis itu. ”Hyun-ah, uljimma. Kenapa menangis?” Tao melihat Jaehyun, ia khawatir jadinya. Suho kemudian kembali ke arah Jaehyun. Melihat gadis itu menangis.

”Kamu kenapa menangis Jaehyun-ah?” D.O menghampiri gadis itu juga.

”Jaehyun-ah, lihat aku.” Perintah Suho. Jaehyun mendongakkan kepalanya kehadapan Suho. Pria itu menatap lekat kearahnya.

”Mollayeo, aku merasa tidak mau pergi dari sini.” Jaehyun mengucek kedua matanya. Ahyoung sudah berada di samping Jaehyun mengelus bahu Jaehyun.

”Hyun-ah, uljimma. Kalau kamu menangis aku jadi ikut sedih.eo” Jaehyun mengalihkan pandangan ke Ahyoung, ia tersenyum sendu kepada temannya ini. Lalu berhambur ke pelukan Ahyoung.

”Cup, cup. Sudah jangan nangis lagi. Ayo kita pulang.” Ahyoung menepuk-nepuk bahu Jaehyun lembut. Ah young menatap semua member EXO. Matanya berbicara apakah bisa pulang sekarang mereka, seakan mengerti mereka semua mengangguk.

Jaehyun melepas pelukannya. Mengusap wajahnya, menghapus airmatanya yang masih keluar di kedua matanya. ”Maaf, kalau aku jadi seperti ini. Entah aku merasa tidak ingin pulang.” Jaehyun mendongakkan kepalanya (lagi). Memandang member EXO secara berganti. Baekhyun memperlihatkan muka sedih namun berusaha tersenyum. Chanyeol yg berada disampingnya tersenyum tulus bisa mengobati rasa rindunya nanti. Sehun dan Kai yang juga tersenyum. Semuanya pun memperlihatkan muka yang sebenarnya sedih meninggalkan mereka.

”Jaehyun-ah, jaga dirimu baik-baik yah.” Lay mengusap lembut rambutnya. Dia tersenyum manis menampakkan lesung pipi di kedua sisi wajahnya.

”Arraseo, aku pasti jaga diri baik-baik. Kalian juga jaga kesehatan kalian. Kalau lelah, istirahat sebentar. Aku ingat kan jangan telalu memaksakan diri. Hehe” Jaehyun tersenyum senang. Member EXO lainnya ikut tersenyum, mengangguk kan kepala tanda mengerti ucapan Jaehyun, dan pasti akan menuruti permintaan fans mereka.

”Tenang saja, kami akan jaga diri kami baik-baik. Aku yang mengurus mereka semua. Jadi, Jaehyun tenang saja.” D.O berkata panjang lebar dia menghibur Jaehyun. Ia percaya dia bisa menjaga EXO dengan baik.

”Aku juga pasti bisa menjaga member EXO dengan baik.” Suho ikut bicara.

”Yap ! Tenang Jaehyun-ah, Ahyoung-ah. Kalian tidak perlu khawatir.” Chanyeol menimpali dengan mengacungkan kedua jempol tangannya membuat Jaehyun tersenyum lega.

”Oke, dengan begitu kami bisa pulang dengan tenang. Jaga diri kalian baik-baik. Selalu berikan performa kalian yang luar biasa. Hehehe” Ahyoung tertawa dia mengajak Jaehyun berdiri.

”Tunggu dulu. Kalian semua aku punya satu permintaan pada kalian. Hampir lupa aku.” Jaehyun mengeluarkan kembali kamera dari tasnya. Menyalakannya

”Oh, kamu mau berfoto dengan kami? Aku lupa dengan hal itu Hyun-ah.” Ujar Lay. Jaehyun mengiyakan perkatan Lay.

”Semuanya berdiri sejajar yah. Aku mau foto kalian.” Perintah Jaehyun. Sebenarnya tak enak ia memaksa seperti ini. Apalagi tadi dia menangis. Tapi mau bagaimana lagi. Ini kesempatan langka, jarang-jarang berada disituasi seperti ini.

Member EXO berdiri berkumpul di satu tempat. Mensejajarkan diri mereka. Pastinya Chanyeol dan Kris berada di kedua sisi paling ujung. Kemudian mereka semua menunjukkan senyum mereka semanis mungkin. ”AIGOOO~ oppadeul benar-benar tampan. Apalagi Kai dan Sehun. Uri dongsaeng.” Sahut Ahyoung setengah berteriak. Dia merasa gemas dengan wajah mereka semua. Kalau boleh jujur dia ingin membawa pulang mereka semua untuk dijadikan keluarga.

‘Ani, tapi yang pasti Chanyeol akan menjadi kekasihku’ -Batin Ahyoung senang.

”Ya ! Jangan berisik. Kamu lebih baik diam.” Ahyoung mengerucutkan bibirnya, kesal dilarang seperti itu. Dia kembali duduk. Jaehyun bersiap posisinya. Tak tahunya Jaehyun menatap ke satu orang itu lagi, Suho. Pria itu juga menatap balik Jaehyun. Suasana hening, Jaehyun kembali terpikat dengan pesona Suho. Sosok pria itu benar-benar membuatnya mabuk kepayang. Jaehyun dari awal sudah merasa ada yang tak beres dengan hatinya.

Ternyata jantungnya selalu berdebar saat merasakan kehadirian lelaki itu untuk hari ini. Entah bagaimana kalau ia merindukan lelaki tersebut. Kalau nantinya Jaehyun tak bisa betemu lagi. Jaehyun sudah jatuh cinta pada Suho. ‘Apa lelaki itu juga merasakan perasaan yang sama dengannya?’ Tanya Jaehyun dalam hati.

Suasana hening. Sedetik kemudian ”Jaehyun-ah, kamu jadi memfoto kita tidak? Aku pegal.” Baekhyun merenggangkan tangannya dengan merentangkan kedua tangannya.

”O, maaf. Baik kalau begitu. Siap? Hana, Dul, Set.”

Klik !

Kamera Jaehyun mengeluarkan flash. Lalu menyimpan foto member EXO. Mengabadikannya dalam kamera Jaehyun. Gadis itu mengamati hasil jepretannya.

”Kalian benar-benar tampan.” Ucap Jaehyun. Sembari tersenyum senang. Semua mengerubungi Jaehyun. Berebut melihat foto mereka.

”Coba aku lihat.” Suho langsung mengambil kamera Jaehyun. Sontak Jaehyun kaget, kemudian kembali tenang. Terlintas dipikirannya untuk mengajukan permintaan lagi pada Suho.

”Igeo. Hmm.” Jaehyun mengangkat tangan kanannya. Tapi tak jadi. Tingkahnya dilihat oleh Xiumin.

”Ada apa Jaehyun-ah? Apa yang ingin kamu katakan?” pinta Xiumin padanya.

”Ani, sebentar.” Jaehyun menghampiri Ahyoung. Mencondongkan badannya pada Ahyoung. Berbisik tepat di telinga Sahabatnya ini. Lalu menarik kembali badannya dari Ahyoung.

”Mau yah? Please ! Nanti gantian sama aku. Yah?”Jaehyun memohon, mengepalkan kedua tangannya didepan dada, memohon pada Ahyoung untuk mengabulkan permintaannya tadi. Ahyoung mengangguk.

”Baiklah, nanti janji gantian?” Jaehyun mengiyakan jawaban dari Ahyoung

”Terus mau foto bersama Suho-shi juga tidak?” kembali Jaehyun mengangguk dengan cepat.

”Oke kalau begitu.” Ahyoung pun berdiri. ”Mana kameranya?” Jaehyun melompat senang,

”Yeeey ! Terima kasih, young-ah. Chamkaman.” Jaehyun memberikan pelukan cepat, ia pun kembali berjalan pada member EXO.

”Semuanyaaa, aku ingin foto bersama kalian. Boleh?” pinta Jaehyun. Menanti jawaban dari mereka semua yang sekarang melirik satu member ke member lainnya.

”Boleh. Ayo semua bersiap. Lalu siapa yang memfoto?” ucap Kris. Dia menanyakan siapa yang akan memfoto nanti. Jaehyun melirik mereka satu-satu. Lalu mengalihkan pandangan pada Ahyoung, menunjuk sahabatnya sendiri.

”Yang memfoto kita itu Ahyoung, habis itu baru aku yang memfoto kalian dengan Ahyoung. Otte?” Jaehyun melihat mereka semua. Yang ditanggapi anggukan setuju dari semua member EXO.

”Baik lah, Ahyoung cepat foto kami.” Ujar Baekhyun setuju.

”Ne. Sudah siap. One, Two, Three.” Mereka semua siap berpose.

Klik !

Suara kamera berbunyi. Gambar tertangkap dan tersimpan. Jaehyun dan member EXO lainnya berkerumul menghampiri Ahyoung.

”Aku lihat dong.” Ucap Sehun manja.

”Iya aku lihat.” Sahut D.O pula. Semuanya ikut melihat. Jaehyun menatap semua member EXO. Tidak sengaja pandangan tertumbuk pada Suho yang juga melihat hasil jepretan dari Ahyoung. Menatapnya lama, seakan tersadar Suho juga melihat Jaehyun yang menatapnya intens. Ia tersenyum hangat kepada Jaehyun.

”Ahyoung, foto aku sekali lagi bersama Suho-shi. ” sahut Jaehyun dengan matanya masih menatap Suho. Ekspresi wajah pria itu sontak kaget, menunjuk dirinya sendiri.

”Berfoto bersama ku? ” ucap Suho. Dia mengedarkan pandangan keseluruh orang yang ada diruangan ini.

”Sudah, hyung. Turuti saja. Kan Jaehyun menyukaimu. ” celetuk Chen sambil tertawa melihat reaksi Suho yang begitu kaget. Baru saja diminta berfoto bersama fans sudah seperti itu ekspresinya. Apalagi kalau besok-besok. Jaehyun terkikik mendengar ucapan dari Chen. Dia selalu bersama untuk menggoda hyungnya. Suho pun berjalan mendekat pada Jaehyun.

“Ayo, kalau mau berfoto bersamaku.” Dibalas anggukan dari Jaehyun. Kemudian Ahyoung sudah dengan posisi siap memfoto mereka berdua.

“Palliwa, cepat berpose.” Jaehyun menempelkan bahunya pada Suho. Pria itu begitu dekat padanya. Lalu pandangannya mengarah ke lensa kamera Jaehyun. Memunculkan senyum di wajahnya dan mengangkat tangan kanannya menyisakan jari telunjuk dan jari tengah. Jaehyun oun mengikuti gerakan Suho. Jaehyun benar-benar berdebar berada disamping Suho. Pria ini sukses membuat dia terlihat seperti orang gugup dihadapannya. Secara tak sadar, tangan kiri Suho melingkar di pinggang Jaehyun tepat di samping kirinya. Gadis itu sudah melihat kedepan kembali mengalihkan pandangannya pada Suho disampingnya. Suho bisa berbuat mesra hanya padanya atau dengan gadis lain? Kembali pikirannya berkelebat tentang sikap Suho saat ini.

“Hana, Dul, Set.” Kamera berbunyi. Tanda gambar sudah diambil. Ahyoung melihat hasil jepretannya. “O, hyun-ah, wajahmu kenapa tidak melihat kamera?” Sahut Ahyoung. Para member EXO melihat juga foto itu.

“Iya Jaehyun-ah kenapa tidak melihat kedepan? Sebaliknya melihat ke Jun Ma Ho” Ucap Tao. Dibalas dengan jitakan halus dari si pemilik nama JunMyun ini.

“Ya ! hyung kenapa menjitakku?” Tao mengelus kepalanya yang tidak terlalu sakit.

“Kenapa? Karena kamu telah memanggilku Jun Ma Ho.”

“Itukan panggilan kesayangan.” Tao mengerucutkan bibirnya kesal. Ia tak terima walau sebenarnya ia tahu Suho hanya bercanda.

“Suho-ah, sudah jangan bertengkar. Hanya masalah seperti itu.” Kris membela Tao.

“Bela saja terus pasangan mu gege.” Sahut Suho yang membalas menjulurkan lidahnya tanda menggoda pasangan Taoris ini. Kris hanya menggelengkan kepala sembari tersenyum.

“Lihat ! Suho memegang pinggang Jaehyun. WAAA~” teriak Xiumin. Disertai derai tawa dari yang lainnya.

“AIGO ! Suho hyung sangat cocok dengan Jaehyun.” Cibir D.O yang ditanggpi anggukan dari Kai.

“Benar kau sangat cocok dengan Suho hyung, noona.” Kai mengecungkan jempol kanannya kepada Jaehyun di sampingnya. Jaehyun hanya tersenyum. Menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Dia sudah sangat malu digoda oleh member EXO. Dia menurunkan tangannya. Berniat melihat ekspresi Suho yang ternyata terlihat sama malunya saat melihat foto itu.

“Jangan membuat gossip yang tidak-tidak. Baru saja kita debut sudah diterpa gossip.” ucapannya tidak diinginkan Jaehyun pada Suho.

“Geurae, nanti kalian jadi tercoreng karena gossip murahan seperti ini.” Kata-kata itu meluncur begitu saja dari mulut Jaehyun. Kemudia suasana menjadi hening. Tidak ada yang bicara sesaat setelah Jaehyun berkata tadi. Ahyoung menyadari itu. Dia merasakan ini suasana yang tidak bagus.

”Oke, kalau begitu sekarang aku yang akan difoto. Jaehyun-ah cepat foto aku.” Perintah Ahyoung. Sedetik sebelumnya ia terlihat bingung denga ekspresi wajah mereka. Ahyoung memberikan kamera pada Jaehyun. Melewati Jaehyun dan berbisik.

“Hati-hati dengan omongan.” Seakan mengerti Jaehyun mengangguk menanggapi ucapan Ahyoung. Ia merasa bersalah berkata seperti itu.

“Yeoreobun. Jeosumnida kalau perkataan ku tadi membuat kalian tersinggung. Aku benar benar minta maaf.” Jaehyun membungkukkan badan kepada semua mmber EXO.

“Tidak perlu minta maaf kami tahu kamu tidak ingin kami dilihat buruk dengan gossip semacam itu kan?” Lay sudah ada disamping Jaehyun menepuk, lalu mengelus bahu Jaehyun. Gadis itu mengangguk dia tersenyum.

“Iya gege. Xie Xie, gege.”

“Benar. Kami tidak marah hanya kaget saja. Tenang Jaehyun. Kami tidak akan marah pada fans kami.” Ujar Luhan dengan senyum manisnya.

“Gomawo, Lulu gege.” Ucapan Jaehyun dibalas dengan wajah kaget dari Luhan. Disambut juga oleh tawa mereka (lagi).

“Kamu memanggilku Lulu?” Jaehyun mengangguk polos. Ia memang lebih suka memanggil nama mereka dengan caranya sendiri.

”Oh, Palliwa oppadeul, dongsaengdeul. Foto bersamaku.” Ajak Ahyoung menggerakkan kedua tangannya tanda mengajak mereka mendekat ke arahnya. Chanyeol yang tentunya langsung merapat kepada Ahyoung. Hingga tak sengaja Chen dan Baekhyun. Mereka sewot.

”Ya ! Chanyeol-ah.” Teriak mereka berdua. Sedangkan orang yang diteriakki mengacungkan jari telunjuk dan tengah tangan kanannya memberikan tanda perdamaian pada mereka berdua.

”Ayo, cepat sedikit. ” Sahut Jaehyun yang memang sudah siap daritadi. Melihat insiden tadi membuat ia tidak sabaran. Semua merapat kepada Ahyoung. Gadis itu berada di tengah-tengah pria-pria tampan.

KLIK !

Jaehyun melihat hasil bidikannya. ”Bagus. Kalian semua begitu tampan saat di foto.” Jaehyun tersenyum memandang foto itu. Entah kenapa dia merasa sedih kalau malam ini juga ia pulang. Ia tak ingin terpisah dari mereka. Pastinya nanti ia tidak bisa seperti ini setelah mereka memulai debutnya. Apalagi dengan kesibukan mereka yang sangat menyita banyak waktu mereka nanti.

Kembali mata Jaehyun mengabur, terhalang dengan airmatanya lagi. Member EXO yang tepat berada disekelilingnya melirik wajah Jaehyun. Mata gadis itu kembali memerah. Hati Jaehyun sekarang benar-benar kalut. Ini memang berlebihan tapi tidak baginya. Ia benar-benar sensitif dengan yang namanya perpisahan. Cukup masa lalunya pahit berpisah dengan orang yang ia sayangi, ibunya sendiri. Jaehyun sangat menyayangi member EXO meskipun mereka baru debut. Kenal mereka hari ini seperti sudah lama kenal. Terlebih dengan Suho, pria yang ia rasa baik dan sudah merebut hatinya dengan senyum hangatnya. Siapa yang tak tertarik ke dalam pesonanya tersebut? Termasuk Jaehyun. Ia mencintai Suho.

”hiks~” nafasnya terengah. Air mulai mengalir di kedua pipi Jaehyun. Kepalanya menunduk menutupi malu karena mereka tahu ia gadis cengeng yang sedikit sedikit menangis.

”Jaehyun-ah, kamu kenapa? Uljima~” Ucap Luhan. Nada bicara tersirat kecemasan terhadap penggemar EXO ini.

”Noona, jangan menangis lagi.” Sehun menepuk bahu Jaehyun lalu mengelusnya lembut.

”Hyun-ah, sudah jangan cengeng. Aku tahu kamu tidak ingin pulang. Tapi ini sudah malam. Biarkan mereka istirahat. Kamu tidak ingat kata-katamu.” Ahyoung mengingatkan Jaehyun akan kata-katanya yang tadi ia ucapkan saat insiden tadi. Jaehyun mengangguk dia mengusap air matanya yang masih sedikit mengaliri pipinya.

” Arraseo, aku tidak mungkin lupa. Aku mengerti itu.” Suho berjongkok di hadapan Jaehyun. Dengan berani ia mengusap air mata Jaehyun. Terselip sedikit rasa kesal dan sedih. Kenapa waktu begitu cepat baru saja bertemu sudah ingin pulang? Ia takut tak akan bertemu dengannya lagi. Suho bergerak maju ia berjongkok didepan Jaehyun sedang duduk.

”Hyun-ah, uljimmayeo. Kamu dan Ahyoung lebih baik cepat pulang. Kita pasti bertemu lagi di lain waktu. Itu pasti. Oke?” Suho mengusap pipi Jaehyun dengan kedua tangannya. Jaehyun mengangguk, kemudian tersenyum lega. Suho memberinya kekuatan kembali dan janji akan bertemu lagi. Jaehyun sangat berharap akan itu.

”Oke, aku percaya. Aku pegang janjimu, Suho-shi.” Senyum Jaehyun melebar. Mereka berdua tidak sadar kalau ada member EXO lain dan tentunya Ahyoung melihat pemandangan ini. Jaehyun menyodorkan jari kelingking kanan didepan muka Suho meminta janjinya agar bisa disimpan, diingat, dan ditepati. Suho sejenak termenung. Lalu ia menyambut jari kelingking Jaehyun. Mengeratkan jari mereka berdua. Tersenyum untuk kali ini. Orang-orang yang berada disekeliling mereka memandang heran. Ahyoung terkikih pelan melihat ekspresi mereka semua.

”Ya ! Kamu kenapa tertawa seperti itu apa ada yang lucu?” Sahut Baekhyun setengah berteriak kepada Ahyoung. Semua mata tertuju pada Ahyoung dan Baekhyun.

”Ah, tidak apa-apa kok. hehe.” Ahyoung tertawa garing. Jaehyun tersenyum senang melihat tingkah sahabatnya ini.

”Ahyoung-ah, ayo kita pulang. Sudah malam, nanti bisa dimarahi.” Suho berdiri setelahnya. Ia rasa Jaehyun tidak lagi sedih mungkin masih sedikit tersirat rasa kecewa. Pria itu mengulurkan tangannya kepada Jaehyun membantunya berdiri. Jaehyun menyambut uluran tangan Suho, berdiri tegak.

”Oppadeul, Dongsaeng-ie. Aku pulang dulu. Maaf kalau aku dan Ahyoung sudah merepotkan kalian.” Jaehyun mengelus rambut Ahyoung. Gadis itu sudah seperti adiknya. berbeda 5 bulan membuat ia merasa seperti kakak bagi Ahyoung.

”Kalian sangat dekat yah? Aku kagum pada kalian.” ucap Sehun polos. Pria ini selama dekat dengan mereka hari ini kedua gadis ini terlihat sangat dekat.

”Ne, kami memang sangat dekat. Jaehyun bagi aku sudah seperti kakak. Seperti Sehun-si dengan oppadeul. Geurae?” Sehun mengangguk dia tersenyum. Pria itu mendekat kepada Suho. Memeluk room mate nya.

”Hyung, saranghae.” Suho sontak kaget beberapa saat. Lantas membalas pelukan Sehun. Mengelus punggungnya. Ia tetawa melihat tingkah magnaenya ini.

”AAA~ so sweet. Kalian semua memang sangat dekat. Aku terharu.” sahut Jaehyun kepada mereka.

”Ya ! Sehun-ah kamu hanya memeluk Suho hyung. Tak ingin memelukku yang dari dulu sudah berteman.” Kai tidak mau kalah dia juga menginginkan pelukan kasih sayang Sehun. Dua pria itu memang dekat. Sebelum debut pun satu sekolah hanya saja Kai lebih dahulu lulus sekolah daripada Sehun.

Sehun beralih kepada Kai. Dan memeluknya. ”Hyung, i love you.” Suara tertawa membahana.

Klik !

Suara kamera terdengar berasal dari Jaehyun. Ia memotret kedua magnae EXO ini. Kedua pria itu langsung mengalihkan pandangan kepada gadis ini.

“Noona ! kenapa memotret kami? Aku kan malu.” Ucap Sehun. Kai mengangguk mengiyakan perkataan dari Sehun. Jaehyun ingin mengabadikan moment ini. Ia akan merahasiakannya. Sungguh !

”Tidak apa-apa. Ini akan jadi rahasia ku. Kalian tenang saja. Aku bahagia berada dekat kalian. Sungguh keluarga yang hangat.” Jaehyun tersenyum. Ia matikan kamera digitalnya dan  memasukkan kembali kedalam tas.

”Selesai. Saatnya aku dan Ahyoung pulang. Terima kasih buat kalian semua. Idola baru telah datang. Kami sebagai fans akan selalu mendukungmu. ” Sahut Jaehyun. ia berdiri, mengedarkan pandangannya kepada seluruh member EXO. Jaehyun membungkukkan badan dihadapan mereka semua. Hari ini sudah memberi moment yang sangat manis dan tak akan terlupakan bersama Ahyoung juga, sahabat yang tercinta. Ia kkembali berdiri tegak, pandangannya beralih tertuju pada Ahyoung yang melihat member EXO sendu, seperti tidak ingin berpisah dengan mereka.

”Tadi, aku yang menangis karena tidak mau pisah sama mereka. Ternyata kamu juga, young-ah.”Jaehyun menggoda gadis itu, menyenggol badannya. Mendapat reaksi seperti itu.

“Ya ! hyun-ah jangan membuat aku malu.” Semua kembali tertawa, Chanyeol melangkah sampai di hadapanm Ahyoung. Pria itu tersenyum lebar pada Ahyoung.

“Ahyoung, sampai bertemu nanti. Aku sayang kamu.” Suara berat pria itu terdengar. Ia memeluk Ahyoung erat. Memberikan dia pelukan terakhir untuk hari ini. Chanyeol sungguh senang bisa bertemu fans untuk pertama kalinya setelah ia debut. Begitu juga dengan yang lain. Baekhyun yang ada disebelah Chanyeol, dan berhadapan didepan Jaehyun.

Secara tiba-tiba, Baekhyun memeluk Jaehyun. Semua mata terpana, tidak menyangka Baekhyun melakukan itu. Setelah itu mereka terlihat biasa saja. Baekhyun memang member yang ekspresif. Selalu menampakkan perasaannya yang meluap. Contohnya seperti yamh ia lakukan barusan. Sedetik kemudian Baekhyun melepas pelukannya pada Jaehyun.

“Jaehyun-ah, kami pasti merindukanmu. Hati-hati dijalan, fans kami.” Ucap Baekhyun. Jaehyun tersenyum senang. Matanya kembali berkaca-kaca mendengar ucapan dari Baekhyun.

“oppa, jangan membuatku menangis karena harus berpisah seperti ini.” Jaehyun melepas pelukannnya. Menghapus air matanya yang keluar. Untung hanya sedikit –batinnya

“Kamu memanggilku apa? Oppa?” Seru Baekhyun pada Jaehyun. gadis itu mengangguk mulai hari ini ia akan memanggil mereka daengan sebutan ‘Oppa’ kecuali dengan D.O, Tao, Kai, dan Sehun.

“Ne, aku mulai hari ini akan memanggilmu dan yang lain ‘Oppa’ , otte?” Tanya Jaehyun.

“Itu yang aku tunggu. Terus lah seperti itu dengan kami.” Jawab Baekhyun sembari tertawa. Kemudian ia melangkah kearah Ahyoung.

“Ahyoung-ah, hati-hati dijalan yah. Jangan berhenti dukung EXO.” Sahut Baekhyun pada Ahyoung. Jaehyun melihatnya tersenyum.

“Hyun-ah !” Panggil pria didepannya. Jaehyun menolah. Sudah ada Kris didepannya ia tersenyum lebar menampakkan deretan giginya yang rapid an putih. Beruntung Jaehyun bisa melihatnya itu secara langsung. Ia menyukai senyum Kris yang begitu menawan ><. Walaupun saat tadi ia tidak begitu banyak bicara, dia terlihat kalem sebagai leader EXO-M.

“Kris Ge . . .” belum selesai memanggil nya. Ia sudah memeluk erat Jaehyun. Tinggi Kris dan Jaehyun yang tinggi nya tidak terlalu jauh hanya sebatas leher Kris. Tapi dia bisa dengan mudah memeluk erat Jaehyun. setelah itu Kris melepas pelukan pada fans nya ini.

“Gege~ belum selesai bicara sudah dipeluk saja.” Kris kembali tersenyum mendengar ucapan Jaehyun. ia pun mengusap lebut kepala gadis itu.

“ Haha. Biarin. Tapi kau menyukainya kan.” Goda Kris.

“Ya ! gege. Jangan buat aku malu.”

“Jaga dirimu baik-baik.” Kris mengelus lembut kepala Jaehyun.

“Pastinya. Gege, tetap semangat bersama EXO. Berikan penampilan terbaik kalian.” Seru Jaehyun mngepalkan tangan kanannya. Dia tertawa, Kris pun berlanjut kepada Ahyoung.

Semua member EXO memberi mereka pelukan. Chanyeol pun memeluk Jaehyun. “Hyun-ah, kita berpisah. Aku sedih.” Ucapnya setelah memeluk Jaehyun. pria itu tertawa lepas mengucapkan kata-kata itu.  “ Kenapa sedih? Nanti pasti ketemu lagi kok.” Sahut Jaehyun menyambut tawa lepas dari Chanyeol. Kemudian Sehun pun juga memeluk Jaehyun dan Ahyoung.

“Noona, aku merindukan kalian.” Ucapnya dengan tampang memelas. Sungguh menggemaskan. Magnae satu ini selalu saja bersikap seperti itu membuat siapa saja ingin memeluknya juga.

“Aku juga.” Sahut kedua gadis itu secara bersamaan. Diiringi tawa mereka semua yang ada diruangan ini. Kembali oleh Kai yang juga memeluk mereka berdua. Pria ini terlihat tenang tapi juga menampakkan mukanya yang sendu.

“Hati-hati, Noona. Tetap dukung kami.”

“Pastinya.” Jaehyun mengepal kedua tangannya memberikan semangat kepada mereka semua. Setelah Kai, berlanjut pada Tao.

“Teman sepemainan ku.” Ucap Tao polos. Jaehyun tertawa.

“Dia juga teman sepermainanku, tao.” Seru pria yang ada dibelakang tao. Ia menyembulkan kepala pada bahu Tao. Pria itu D.O, Tao melepas pelukannya.

“Iya, kyungsoo. Aku tahu itu. Mereka berdua teman sepermainan kita. Kamu mau pilih yang mana?” canda Tao. D.O mendekat kepada Ahyoung.

“Aku pilih dia saja. Kurasa kita cocok. Iya kan, young-ah?” D.O menggandeng lengan Ahyoung. Dia menggoyangkan lengan gadis itu. Ahyoung hanya tersenyum mellihat tinglah 93line ini.

“Kalau begitu aku pilih Jaehyun. mau bersama ku?” Ucap Tao, dibalas anggukan dari Jaehyun tersenyum lebar. D.O memeluk Ahyoung.

“Kamu tidak memeluk Jaehyun?” Tanya Ahyoung polos. D.O menepuk dahinya.

“Aku lupa.” Ia pun beralih tempat kepada Jaehyun langsung memberi pelukannya. Jaehyun balas memeluk.

“Maaf aku melupakanmu.” D.O melepas pelukannya. Jaehyun mengangguk “Tidak apa-apa.”

Dilanjut oleh Lay. Pria ini memeluk hangat mereka berdua erat. Lay sungguh pria baik Jaehyun menaruh hati padanya. Dia sudah seperti kakak Jaehyun sendiri. Kemudian ia memeluk Ahyoung tepat berada disamping Jaehyun.

“Aku berterima kasih pada kalian karena kejadian tadi. Mungkin kalau tidak ada kalian ini tidak selesai. Aku sungguh mencintai fans kami. Terima kasih.” Lay berdiri dihadapan mereka berdua lalu membungkukkan badannya, kembali menegakkan badannya.

“Gege, tidak usah seperti itu. Kita berdua sebagai fans memang harus saling memberi pengertian. Karena kami selalu mensupport kalian. Iyakan, hyun-ah?” Tanya Ahyoung.

“Geurae, kami berusaha jadi fans yang dewasa.”

“We are one !” Sahut Pria yang berada disamping Tao. Diikuti juga oleh magnae EXO-M itu. Semua kembali tertawa. Lay pun menepi memberi kesempatan yang lain.

“AAA~ Jaehyun-an, Ahyoung-ah.” Teriak Luhan kemudian memeluk mereka berdua. Disambut sama mereka berdua. Pria manis ini seperti Baekhyun yang terbuka dan ekspresif. Ia sangat humble kepada semua orang apalagi sama orang yang baru dikenal, seperti Jaehyun dan

“Kalian jaga diri baik-baik, hati-hati dijalan. Dukung kami terus sampai akhir. Pasti kita akan bertemu lagi dilain waktu. Wo Ai Ni ~ma.” Ucap Luhan panjang lebar.

“Wo Ai Ni, Lulu gege.” Seru mereka berdua.Lanjut oleh Xiumin. Ia juga memberi mereka berdua pelukan. Pria paling tua di EXO, tapi paling imut diantar member lainnya. Xiumin tersenyum pada Jaehyun.

“Xie-Xie, aku tahu Jaehyun kamu menyukai Suho kan.” Setelah mengucapkan itu sembari tersenyum. Ia juga memeluk Ahyoung. Jaehyun bingung sementara. Lalu Chen sudah memeluknya. Xiumin pun memeluk Ahyoung.

“Jaehyun-si, jangan pikirkan ucapan Xiumin. Dia sedang bergurau. Haha.” Ucap Chen sembari terseyum hangat. sangat manis ! senyumannya membuat dirinya menjadi hangat.

“Gamshamnida, Chen oppa.” Pria itu mengangguk, menepuk pelan bahu Jaehyun. Beralih kepada Ahyoung langsung memberinya pelukan. Akhirnya member EXO satu ini gilirannya, Suho. Dia menjadi member terakhir. Pantas tidak kelihatan ternyata dia paling terakhir –pikir Jaehyun.

Suho berdiri didepana Jaehyun ia menatap lekat wajah Jaehyun. kemudian tersenyum dengan tenang. Menampakkan lesung pipinya yang membuat nya semakin menawan. Sangat pantang menyandang nama ‘Guardian Angel’. Ia langsung memberikan pelukan sekali lagi kepada Jaehyun. hangat dan nyaman. Itu yang ia rasakan saat berada dipelukan Suho. Ia sangat senang keadaan seperti itu membuat ia merasa aman. Bila ingin ia mau berlama-lama berpelukan bersama Suho. Jaehyun memejam kan matanya merasakan lebih lembut pelukan Suho. Semenit berlalu, para member EXO sudah kasak-kusuk berbisik melihat Suho yang memeluknya.

“Ehem, ehem.” Suara berat Chanyeol terdengar. Berdeham memperingatkan Suho memeluk Jaehyun lama. Kedua tersadar dari alam bawah sadarnya masing-masing. Melepas pelukan mereka. Mengedarkan pandangan kepada semuanya.

“Jaehyun, hati-hati dijalan. Segera istirahat. Tetap dukung kami EXO.” Ucap Suho.

“Harusnya aku yang bilang. Segera istirahat setelah ini. Pastinya aku dan Ahyoung selalu mendukung kalian. Jangan khawatir.” Ahyoung mengangguk menimpali ucapan dari Jaehyun.

“Geurae, oppa tenang saja.” Suho berpindah menghampiri Ahyoung lalu memberinya pelukan.

“Kamu juga Terima kasih untuk kali ini. Terima kasih banyak.” Ucap Suho kepada Ahyoung. gadis itu memberi Suho jempol kanan dan tersenyum.

“Pasti. Kalau begitu kami pula. Kami juga terima kasih kepada kalian semua oppadeul, dan dongsaengdeul, Sehun dan Kai. Kami sangat bahagia. Jeongmal Haengbeokheyo.” Ucap Ahyoung antusias. Ia memegang lengan kiri Jaehyun. menoleh kepada sahabatnya.

“Jaehyun ayo pulang sudah sangat malam. Yeorubeun kami pamit.” Ahyoung melirik Jaehyun

“Jeongmal Gamshamnida !!” Teriak mereka bersamaan. Kembali berdiri, memberi semua member EXO senyuman terbaik mereka.

“Saranghaeyo!! ” Teriak Ahyoung lagi. Mereka berdua membentuk salah satu tangan mereka menjadi sebuah LOVE.

“Wo Ai Ni!! ” Ditimpali Jaehyun dengan bahasa mandarinnya. Semua tertawa melihat tingkah penggemar mereka.

“I love you~!” teriak semua member EXO. Jaehyun dan Ahyoung sontak kaget dengan balasan dari member EXO

“Kalau begitu. Kami pulang. Annyoung.” Sahut mereka. Melambaikan tangan mereka kepada member EXO. Dibalas lambaian dari semuanya. 12 laki-laki itu menghampiri pintu mengantar kepulangan dari Ahyoung dan Jaehyun. kedua gadis itu sudah keluar dari ruang Wardrobe EXO. Beruntung sekeliling ruang tersebut tidak terlalu ramai. Mereka bisa pulang dengan tenang, dan bahagia.

“Nado Saranghaeyo~” Sahut Suho. Semua mata menatap Suho. Sedetik kemudian tawa terdengar dari mereka. Kai menutup pintu itu. Tersenyum lembut sebelum benar-benar tertutup rapat.

Ahyoung dan Jaehyun sudah keluar dari area Olympic Hall. Keduanya tersenyum senang , mereka berbalik menatap bangunan besar itu. “Jeongmal Saranghaeyo.” Teriak keras dari Ahyoung. Suasana di sekelilingnya terlihat sepi, hanya ada beberapa orang yang ada. Menatap heran mereka berdua. Jaehyun menggelengkan kepala melihat tingkah sahabatnya ini. Sungguh ini pengalamn yang tidak akan mereka lupakan. Sangat manis. Semoga mereka bisa bertemu kembali dengan member EXO secara intens.

“Kamu senang, hyun-ah?” Tanya Ahyoung seduktif. Memainkan alisnya menggoda sahabatnya ini. Jaehyun terkikik pelan, menunduk kemudian mengangkat kepalanya.

“Jeongmal Haengbokheyo~” Giliran Jaehyun yang berteriak. Ia sangat senang, meluapkan perasaan bahagianya. Berterima kasih kepada 12 pria tersebut. Memberinya perhatian, cinta, dan support.

“Ayo ! kita pulang dan tidur nyenyak.” Ujar Ahyoung, meletakkan tangannya dibahu Jaehyun. Kembali berjalan pulang menuju rumah mereka dengan senyum bahagia.

THE END :))

Iklan

Satu tanggapan untuk “Welcome to EXO Showcase [part 4]

  1. Waaaaaa aku sayang kamu chanyeolooooo XD karna agak banyak frasa korea aku ga begitu ngerti :))v chapternya panjang banget :bd tapi penceritaannya kaya yang terlalu diulur-ulur (kalo menurut aku). Kkkk udah itu aja kalo pendapat aku muehehehe…

    Sehun sama Kyungsoo gemesin bangeeeet aaah TvT mau dong digandeng sama D.O TvT

    dan Suho sama Jaehyunnya fluffy abiiiisss cute XD

    Suka

Berikan komentarmu.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s