Intermezzo


Liat sekarang nasib Indonesia. Korupsi dimana-mana, makin nambah pengangguran yang ada di Indonesia, orang miskin makin banyak. Kadang suka ga habis mikir sama pemerintah. Cara mereka memberantas korupsi itu gimana. Selalu menggembar-gemborkan berantas korupsi. Tapi sampe sekarang pun ga ada bukti konkretnya.

Cuma janji-janji aja. Rakyat juga capek dan gerah sama omongan mereka yang mau atau harus memberantas korupsi nyatanya ga ada sampai sekarang yang bener-bener dibekuk dan dipenjara seumur hidup atau hukum mati. Ngomongnya sih iya mau dihukum seumur hidup tau-taunya sama aja yang memberantasnya. Menikmati uang rakyat. Merasakan kesenangan diatas penderitaan rakyatnya. Sama aja semuanya ga ada yang beda kalau pun ada yang memberantas juga rakyat ga gampang percaya kecuali kalo bener terbukti  baru percaya dan salut. Bener-bener ini delima buat Rakyat Indonesia.

Bener banyak yang bilang semakin jauh kesenjangan antar orang kaya dan miskin seakan ga ada lagi yg bisa menghubungkan dua kubu tersebut. Seperti udah ga nyatu lagi. Udah ga ada yg bisa menyambung. Terkecuali kalo emang ada yang bener-bener mau menata ini semua. Udah masalah korupsi yang makin marak ada lagi issue masalah kenaikan BBM yg makin bikin rakyat melarat. Udah muak sama yang namanya kenaikan BBM. Rakyat udah pasrah sama kebijakan pemerintah. Semua ga ada yang bisa menolong mereka. Rakyat atau mahasiswa demo pun ga didenger. Ngomong pun percuma. Katanya negara demokrasi menyuarakan pendapat dan menerima segala pendapat. Tapi tetep aja menyuarakan pendapat aja ga diterima apalagi kalo demo tetep aja ga didenger.

Percuma , mahasiswa yang peduli sama rakyat juga ga didenger apalagi rakyat atau buruh tetep ga didenger. Pemerintah seakan diam aja kayak batu. Mana aksinya??

Naiknya BBM berdampak sama segala sektor yang pastinya menggunakan BBM. Baru-baru ini juga ada issue kenaikan TDL (Tarif Dasar Listrik) yang berdampak juga untuk semua. Kaloa udah BBM naik, TDL naik, terus nanti giliran Air naik harganya sebentar lagi juga harga pokok naik secara perlahan.

Pemerintah kita seakan mau aja dipengaruhi sama mangsa pasar. Padahal di Tanah Air sendiri ada Sumber Daya melimpah. Lagi- lagi sayangnya ga diberdayakan secara menyeluruh. Ada yg memberdayakan tapi kan banyaknya juga ada yang pasti tergiur untuk dijual ke orang lain / pihak asing yang lebih bagus daripada dijual ke masyarakat langsung. Kalo udah dijual begitu. Pasti pihak itu menjual kembali ke rakyat indonesia lebih mahal. Seperti dibodohi. Kita punya sumber daya yang melimpah, tapi rakyat ga bisa menikmatinya.

Ini hanya pemikiran saya. Ga bermaksud menjatuhkan. Kita bisa saling merenungi suatu masalah dan jadikan ini pemacu untuk jadi lebih baik.

Mungkin Tuhan lagi ngasih cobaan tapi cobaan yang Dia berikan ga melampaui batas kemampuan seluruh umat-Nya.

Iklan

Berikan komentarmu.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s