Music Player vs Pendengaran


Dengerin lagu favorit memang suka lupa diri. Akhirnya volume pun disetel maksimal. Hati-hati budeg, lho!

Tanda-tanda kalau volume Personal Music Player kita terlalu kencang dan nggak aman bagi telinga:
1. Kita harus berteriak saat berbicara untuk menyaingi suara musik.
2. Musik yang sedang kita dengar melalui earphone bisa didengar juga sama teman.
3. Saat mendengar musik itu kita nggak bisa mendengar ucapan orang lain yang berjarak setengah meter.

Gejala Gangguan pendengaran akibat Music Player
1. Telinga terasa penuh.
2. Terdengar suara berdengung di telinga.
3. Susah menangkap jelas suara yang tinggi.
4. Suara terdengar sangat jauh.
5. Nggak bisa menangkap jelas pembicaraan di saat ada suara lain di sekitar.
6. Kesulitan mendengarkan televisi dan radio dengan volume normal.

Gejala ini sering luput dari perhatian kita, karena keluhannya bisa hilang setelah dua atau tiga hari. Padahal, meskipun rasanya sudah sembuh, tapi sebenarnya sel dan syaraf pendengaran tetap rusak. Jika  didiamkan akibatnya bisa semakin fatal.

Bahaya Gangguan Pendengaran Akibat Music Player
1. Semakin berkurangnya kemampuan kita untuk mendengar.
2. Gangguan pendengaran yang bersifat permanen (misalnya, telinga berdengung terus-menerus).
3. Kehilangan pendengaran total dan nggak bisa disembuhkan (tuli).

Credit : www.Gadis.co.id

Iklan

Berikan komentarmu.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s